Kamis, 16 Februari 2012

secret letter

Mungkin ini adalah surat yang nggak akan pernah sampai ditangan kamu, mungkin ini hanyalah untaian kata yang tak akan pernah terbaca olehmu,yang bahkan mungkin tak berarti untukmu. Tapi bagiku, ini sangat penting. Ini tentang kamu.

22 Juli 2006
Kala itu aku masih polos,dengan tas gendong di pundak ku aku masuk gerbang itu,tempat pertama kali kita bertemu. Saat itu aku belum tau siapa kamu, aku masih belum sadar betapa berbahayanya dirimu,kenapa? karena kaulah yang mampu mencuri hatiku. Perkenalan pertama kau sebut namamu, dengan tingkah lucumu kau tarik aku masuk dalam duniamu. Dunia yang belum pernah kusentuh.

Aku terbuai,masa remaja ku mulai terasa indah. Wajahmu,bagaikan matahari yang slalu menghangatkanku. Tatapan mu membuat jantungku berdegup sangat kencang,meski saat itu aku tak tau apa yang sedang aku rasakan. tapi aku tau,ini tidak biasa.

22 Juli 2009
Hari hari tlah kulalui, 3 tahun aku mulai terbiasa oleh kehadiranmu. Rasa itu makin terasa,tak pernah berkurang bahkan selalu bertambah.Aku merasa mungkin ini akan segera berakhir setelah kita tidak akan bertemu lagi. Namun ternyata aku salah,rupanya tuhan ingin kita masih bersama. Tuhan mempertemukan kita kembali,dalam seragam putih abu.

Mungkin kau merasa bingung apa yang membuatku bertahan untuk memendam rasa ini untukmu, tapi sebaiknya jangan kau tanyakan padaku karena aku pun sama. Jika kau ingin tau aku pun ingin seperti teman teman ku yang lainnya bisa punya cowok yak banyak,tapi bagaimana aku bisa jika hanya wajah kamu yang selalu mengisi hatiku.

Bukan maksudku menyalahkan mu loh,aku hanya berkata sejujurnya tentang hatiku. Tapi sepertinya kamu memang tak punya perasaan yang sama denganku apalagi ketika aku menden garnya dari sahabatku.

14 Februari 2012

Seandainya saja tahun depan kita bisa bertemu lagi denganmu,mungkin aku dapat memberikan suratku ini padamu, tapi sepertinya kita tak bisa bertemu lagi,,,


Tuhan hanya satu pintaku
jadikanlah dia untuk aku yakinkan
dia agar bisa dan mau mencintaiku,selalu
untuk selamanya , , ,




1 komentar: