Kamis, 12 April 2012

dia bukan aku

Namamu selalu terukir di hatiku,senyumu terlukis indah dibenakku
Sorot matamu, tak pernah berubah selalu terasa panas dan menyenangkan
Di sini tempatku berdiri di balik kace jendelaku aku bersembunyi
kususuri tiap garis pada wajahmu, kau tampak mempesona
begitu indah bahkan terlalu indah

hingga aku tersadar, seorang gadis muncul dan memanggil namamu dengan begitu mesranya,
ya di lah kekasihnya, bukan aku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar