Jumat, 06 April 2012

terbiasa dengan mu

Besok, mungkin sabtu terakhir untuk kita. Sabtu terakhir untukku menikmati wajahmu,senyumu,sinar matamu. Terkadang aku merasa apa jadinya aku jika aku tak pernah menemukanmu.namun waktu telah menyadarkanku, tak selamanya aku slalu bersama mu,bukan bukan itu tapi tak bisa selamanya aku merasa kau milikku.

Sampai saat ini pun rupanya aku masih mencintaimu,pemuda tampan yang telah merebut perhatianku di hari pertama MOS di SMP,seorang anak remaja yang merebut permadani terbang ku,seorang anak laki laki yang kepalanya selalu ketiban sial kalo ada aku, masih ingatkah kamu tentang uang koin atau kok di GSG? Selalu kamu yang ada di hariku, enam tahun bukan waktu yang sebentar bukan?

kini aku mulai merasakan kecemasan tentang kita,tentang aku,tentang kamu. Akankah kau jadi milikku ataukah mungkin aku kan slalu jadi bayang hitam di sekeliling mu,mungkin kamu tak pernah menyangka namun dari dulu sampa sekarang rasa ini masih sama.

Ya,aku memang tak bisa melepaskan diri dari kamu, aku terlalu mencintai kamu. aku sudah terbiasa denganmu. Wajahmu,senyummu,sekarang pun aku terus memikirkanmu. Mungkinkah semua hanya akan jadi cerita yang mungkin kan terlupa?

maafkan aku yang terlalu takut untuk kehilangan mu,aku hanya terbiasa untuk hidup dengan segala tentangmu, Taukah dirimu,disetiap waktu jika dapat ku meminta aku hanya ingin kita bisa bahagia selamanya dan saling memiliki sepenuhnya,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar